1. Peningkatan Keterampilan Bermain Drama Menggunakan Metode Role Playing Dengan Multimedia Pada Siswa Kelas V SDN Purwoyoso 06 Semarang.Anggapan dasar :1. Hampir seluruh siswa kelas V SDN Purwoyoso 06 Semarang memiliki nilai keterampilan bermain drama dibawah KKM.2. Penggunaan metode dan media pembelajaran oleh guru yang kurang optimal.3. Kemampuan keterampilan berbicara dalam bermain drama siswa kelas V SDN Purwoyoso 06 Semarang yang rendah.4. Minat siswa kelas V SDN Purwoyoso 06 Semarang terhadap pembelajaran drama yang rendah.2. Peningkatan Keterampilan Berbicara melalui Metode Bercerita Siswa Kelas III SD Negeri 1 Beringin Jaya Kecamatan Bumi Raya Kabupaten Morowali.Anggapan dasar :1. Pentingnya meningkatkan keterampilan berbahasa siswa, khususnya keterampilan berbicara di Sekolah Dasar.2. Metode bercerita mampu meningkatkan kemampuan keterampilan berbicara siswa.3. Minat siswa terhadap cerita-cerita tentang binatang, tanaman, kendaraan, boneka, robot, planet, dan lain-lain yang tinggi.4. Siswa di SD Negeri 1 Beringin Jaya Kecamatan Bumi Raya Kabupaten Morowali yang terdiri dari beberapa suku seperti suku Jawa, Bali, Bugis, dan Sunda.3. Peningkatan Keterampilan Membaca Lanjutan Dengan Metode Sas Siswa Kelas II SDN 2 Ogowele.Anggapan Dasar :1. Kemampuan membaca siswa kelas II SDN 2 Ogowele yang rendah.2. Pengenalan terhadap jenis-jenis huruf oleh siswa kelas II SDN 2 Ogowele yang masih kurang.3. Penerapan metode sas dapat meningkatkan keterampilan membaca lanjutan siswa kelas II SDN 2 Ogowele.4. Peningkatan Kemampuan Menulis Permulaan Melalui Kartu Huruf Kelas I SDN No. 1 Alindau.Anggapan dasar :1. Pentingnya meningkatkan keterampilan reseptif (menulis) saat di Sekolah Dasar kelas I.2. Kartu huruf merupakan alat peraga praktis yang menarik minat siswa untuk belajar menulis permulaan.3. Kemampuan menulis siswa kelas I SDN 1 Alindau yang rendah.5. Peningkatan Kemampuan Menyimak Melalui Metode Mendongeng Siswa Kelas VI SDN Sese.Anggapan dasar :1. Rendahnya kemampuan menyimak siswa kelas VI SDN sese, terutama kemampuan menyimak pelajaran yang disampaikan oleh guru.2. Penerapan metode menyimak yang masih konvensional yaitu metode ceramah.3. Banyaknya manfaat memiliki kemampuan keterampilan menyimak yang baik.
Minggu, 09 April 2017
TUGAS METODOLOGI PENELITIAN UNESA '14 : Asumsi dasar atau anggapan dasar
TUGAS METODOLOGI PENELITIAN UNESA '14 : Contoh rumusan permasalahan deskriptif, permasalahan komparatif, dan permasalahan asosiatif
Contoh rumusan “Permasalahan Deskriptif”1) Seberapa besar manfaat perpustakaan keliling bagi siswa sekolah dasar di Sidoarjo?2) Seberapa efektifkah penerapan metode diskusi kelompok untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas V SDN Sampaka?3) Berapa tinggi tingkat kedisiplinan tenaga pendidik di SDN Dukuhsari 1?4) Seberapa tinggi tingkat kesadaran siswa SDN Jalmak terhadap kebersihan kelas?5) Seberapa tinggi minat siswa kelas VI SDN Trompoasri dalam mengikuti ekstrakurikuler pramuka?Contoh rumusan “Permasalahan Komparatif”1) Adakah perbedaan penerapan metode diskusi dengan metode demonstrasi dalam pembelajaran?2) Adakah perbedaan prestasi non-akademik siswa dari SDN Dukuhsari 1 dengan SDN Dukuhsari 2?3) Adakah perbedaan minat belajar siswa terhadap mata pelajaran matematika dengan mata pelajaran ilmu pengetahuan alam?4) Adakah perbedaan peningkatan kemampuan keterampilan menulis menggunakan metode langsung dengan metode komunikatif?5) Adakah perbedaan cara mengajar bahasa Indonesia dengan bahasa Inggris pada siswa kelas III SDN Panggreh?Contoh rumusan “Permasalahan Asosiatif”Asosiatif Hubungan Simetris1) Adakah hubungan antara kemampuan keterampilan membaca siswa dengan kemampuan keterampilan menulis?2) Adakah hubungan motivasi belajar dengan prestasi belajar?Asosiatif Hubungan Kausal1) Adakah pengaruh penggunaan media pembelajaran yang menarik terhadap minat belajar siswa?2) Adakah pengaruh pemberian pendidikan karakter terhadap kepribadian siswa?Asosiatif Hubungan Interaktif1) Adakah hubungan kemampuan keterampilan penguatan yang dikuasai guru dengan tingkat keaktifan siswa di kelas?Adakah hubungan pengetahuan agama sisw
TUGAS METODOLOGI PENELITIAN UNESA '14 : Analisis jurnal pendidikan Indonesia dan jurnal internasional
Judul jurnal :Peningkatan kemampuan keterampilan berbicara siswa kelas V SDN Sampaka Kec. Bualemo Kab. Banggai Melalui Metode Diskusi Kelompok.Permasalahan :Kemampuan keterampilan berbahasa siswa kelas V SDN Sampaka yang masih kurang, khususnya keterampilan berbicara.Solusi :· Menerapkan metode diskusi kelompok untuk meningkatkan keterampilan berbicara.Pengajaran kooperatif kelompok kecil memajukan pencapaian bahasa yang lebih tinggi dibandingkan dengan pengajaran langsung bimbingan guru karena digunakannya pendekatan komunikatif. Sehingga metode diskusi kelompok akan lebih efektif untuk melatih keterampilan berbahasa, khususnya keterampilan berbicara siswa kelas V SDN Sampaka. Dengan melibatkan keaktifan siswa melalui kegiatan belajar dalam diskusi kelompok seperti : 1) siswa mengerjakan LKS, 2) siswa berdiskusi dengan kelompok, dan 3) siswa mempresentsekan hasil diskusi kelompok. Maka menerapkan metode diskusi kelompok dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas V SDN Sampaka.Judul jurnal :Evaluation of a Moral and Character Education Group for Primary School Students.Permasalahan :Kebutuhan akan pendidikan karakter dan moral untuk murid-murid Sekolah Dasar di China, Hongkong.Solusi :· Memberikan pendidikan karakter dan moral melalui kegiatan belajar dan permainan di sekolah.China-Hongkong menghadapi budaya karakter dan moral yang rumit. Akhirnya, hal tersebut berpengaruh pada karakter dan moral anak-anak usia Sekolah Dasar di China. Sehingga Sekolah Dasar dapat menjadi tempat yang cocok untuk mengajarkan anak-anak tentang karakter dan moral yang baik. Dengan memberikan pendidikan karakter dan moral pada anak-anak di Sekolah Dasar China tersebut melalui pembentukan kelompok belajar dan bermain. Mengajak anak-anak melakukan berbagai kegiatan belajar dan permainan yang mengandung nilai-nilai moral yang positif secara berkelompok. Seperti nilai mengapreasi, berbuat kebaikan, rasa syukur, dan saling menghormati. Maka pendidikan karakter dan moral akan lebih mudah diterima oleh anak-anak karena kelompok belajar dan permainan akan lebih menarik minat siswa untuk belajar.
Langganan:
Postingan (Atom)
RPPH Kelompok Bermain Tema Diriku Sub Tema Anggota Tubuhku Minggu Ke-4 Hari Ke-4
Tidak ada "RPPH Kelompok Bermain Tema Diriku Sub Tema Anggota Tubuhku Minggu Ke-4 Hari Ke-4" dikarenakan KB tempat saya mengajar l...
-
Kebanyakan tumbuhan monokotil memiliki akar serabut dan berbiji tunggal. Biji ini akan berkecambah dan membentuk akar lembaga yang kemudi...
-
Kebanyakan tumbuhan yang memiliki biji berkeping dua atau dikotil, memiliki akar tunggang. Akar tunggang memiliki ciri akar primer yang m...
-
Tidak ada "RPPH Kelompok Bermain Tema Diriku Sub Tema Anggota Tubuhku Minggu Ke-4 Hari Ke-4" dikarenakan KB tempat saya mengajar l...